Nasihat Untuk Calon Owner Software House
Di tahun 2017 banyak sekali sudah perusahaan-perusahaan IT yang mereka jor-joran membangun aplikasi yang dibutuhkan oleh orang banyak, dan ini tidak hanya orang yang mempunyai background IT yang dapat membangun itu, bagi mereka yang notebene tidak mempunyai background IT tapi mempunyai 'kocek' lebih, mereka dapat langsung membuka perusahaan IT sesuka hati mereka kapanpun mereka mau. Apakah itu masalah? tentu saja tidak, sama sekali tidak. Masalahnya adalah,
"mereka tidak benar-benar tahu cara kerja IT"
Pada kesempatan kali ini aku akan sedikit menyinggung soal bagaimana caranya seorang team IT (programmer) membuat aplikasi yang benar?
Di bawah ini ada sedikit link tentang System Development Life Cycle:
https://en.wikipedia.org/wiki/Systems_development_life_cycle
Aku harap bagi sebelum kalian melanjutkan artikel ini, bacalah dulu dengan seksama link di atas. Singkatnya, SDLC ini adalah sebuah konsep bagaimana membangun sebuah program atau aplikasi, di luar sana ada banyak konsep dalam membangun sebuah program, SDLC ini hanya salah satu contoh saja.
Banyak sekali seorang pengusaha perusahaan IT yang tidak punya background IT tidak mempelajari dengan dalam bidang yang mau mereka geluti, seharusnya jika Anda para pengusaha-pengusaha terhormat ingin membuka sebuah perusahaan, Anda wajib tau bidang perusahaan yang akan Anda jalankan, sampai seharusnya Anda tau bagaimana cara kerja karyawan diperusahaan Anda, dan bagaimana karyawan Anda membuat produk yang Anda inginkan?
Khususnya bidang yang akan kita bahas di sini, owner harus tau cara kerja sistematis bidang IT itu seperti apa? Anda tidak bisa mengatakan "ah kerja kan intinya sama saja" BEDA ! IT khususnya bagian development tidak dapat disamakan dengan bidang lain, karna kami di sini bukan mengerjakan sesuatu yang dengan 1x langkah bisa langsung ada hasil, kami mengerjakan sesuatu yang mungkin bisa ratusan langkah dan puluhan kali pengetesan baru terlihat hasil yang dimau.
Aplikasi adalah sesuatu yang sangat sistematis, struktural, dan masuk akal, adalah hal yang sangat-sangat tidak boleh dilakukan jika ada 10 langkah dalam pembuatan aplikasi lalu kita sudah melangkah sampai langkah ke 8, tapi ternyata balik lagi untuk membetulkan langkah yang ke 5, hal yang tidak dapat diterima tentunya, karna jika demikian maka tim tersebut atau perusahaan tersebut membuat aplikasi yang asal-asalan dan tentunya memperumit pembuatan aplikasi itu sendiri dan bahkan aplikasi terancam tidak selesai secara sempurna.
Aku bukan seorang sarjana IT tapi pengalamanku membuka pikiranku bagaimana seorang programmer membuat program. Aplikasi atau program bukan sebuah hal yang simple dalam proses pembuatannya, berbicara soal program cara kerja programmer tidak dapat disamakan dengan bidang lain yang bisa dituntut kerja secara cepat seenaknya, programmer memang terbiasa dengan pressure 'tingkat tinggi' tapi pressure yang 'bersih' bukan yang 'gradak-gruduk'. Programmer adalah seorang yang bekerja dengan cara yang sistematis bukan cuma sekedar dipressure lalu dia bisa menyelesaikan semuanya.
Programmer itu membuat program bukan sedang main sulap. Tolong diingat.
Regrads,
IT SUPPORT
Komentar
Posting Komentar